KOMPAS.TV – Kebakaran hutan dan lahan atau karhutla tidak hanya berdampak pada manusia, tetapi juga mengancam habitat satwa di sejumlah wilayah Indonesia.
Di Ketapang, Kalimantan Barat, dua orangutan yang terdiri dari induk dan anak dievakuasi setelah api terdeteksi mendekati habitat mereka. Hasil pemeriksaan menunjukkan anak orangutan diduga terpapar asap yang dapat mengganggu sistem pernapasan. Keduanya kini dirawat di pusat penyelamatan YIARI sebelum dikembalikan ke habitatnya setelah situasi kondusif.
Karhutla di Berau, Kalimantan Timur, juga mendekati pusat rehabilitasi orangutan di Labanan. Tim gabungan Manggala Agni dan Centre for Orangutan Protection memadamkan api yang berjarak sekitar 500 meter dari lokasi. Embusan angin membuat salah satu orangutan di pusat rehabilitasi terpapar abu sisa pembakaran.
Sementara itu, lima orangutan Sumatera di Stasiun Rehabilitasi Open Orangutan Sanctuary, kawasan Danau Alo, Tanjung Jabung Barat, Jambi, dirawat akibat dampak karhutla. BKSDA Jambi memastikan satwa tidak terpapar asap.
Di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, kebakaran lahan gambut mencapai 2.300 hektare di kawasan Suaka Margasatwa Padang Sugihan. Area tersebut merupakan kawasan konservasi dan habitat gajah Sumatera.
#karhutla #orangutan #satwaliar #ketapang #berau #konservasi
Baca Juga [FULL] BUKA FAKTA! Ito Sumardi & Greenpeace Ungkap Siapa Dalang di Balik Karhutla | KOMPAS PETANG di https://www.kompas.tv/regional/689235/full-buka-fakta-ito-sumardi-greenpeace-ungkap-siapa-dalang-di-balik-karhutla-kompas-petang
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/689373/karhutla-mengancam-satwa-orangutan-dievakuasi-dan-gajah-kehilangan-habitat-berut