:

Jebakan Aplikasi Kencan hingga Pemalakan, Sejumlah Kasus Diungkap Polisi | BORGOL

4 jam lalu

KOMPAS.TV – Waspada terhadap aksi pemerasan dan pemalakan yang dapat terjadi di sekitar kita. Aksi tersebut tidak hanya menyasar tempat umum, tetapi juga dilakukan dengan modus jebakan melalui aplikasi kencan.

Di Purwakarta, seorang preman membawa pedang dan memalak pengunjung minimarket yang ternyata seorang polisi. Aipda Asep Sumantri kemudian melumpuhkan pelaku. Sebelumnya, pelaku disebut telah memalak lima orang lain dan kini diserahkan ke Polres Purwakarta.

Di Sukabumi, pria yang mengaku wartawan berinisial AS diamankan setelah mengamuk di sebuah SD negeri karena tidak diberi uang. Polisi menetapkannya sebagai tersangka dan menyebut pelaku merupakan residivis yang memeras sejumlah sekolah dengan dalih uang keamanan. Polisi menyita kartu pers palsu dan kuitansi. Pelaku terancam hukuman empat tahun penjara.

Di Palembang, aksi pemalakan terhadap sopir truk di lampu merah Simpang Macan Lindungan viral di media sosial. Pelaku ditangkap tanpa perlawanan dan mengaku menggunakan uang hasil pemalakan untuk membeli minuman keras.

Sementara di Madiun, seorang pria ditangkap setelah menipu perempuan melalui aplikasi kencan online. Korban mengalami kerugian Rp31 juta. Pelaku diketahui merupakan residivis pencurian kendaraan bermotor dan penadahan.

Di Pekanbaru, polisi mengungkap pemerasan bermodus jebakan aplikasi kencan. Komplotan ini telah beraksi tiga kali sepanjang Agustus 2026 dengan keuntungan hingga puluhan juta rupiah.

#pemerasan #pemalakan #kriminal #aplikasikencan #polisi #kejahatan

Baca Juga Curanmor Berulang! Korban dan Warga Gagalkan Aksi Pencurian di Sejumlah Daerah | BORGOL di https://www.kompas.tv/regional/689322/curanmor-berulang-korban-dan-warga-gagalkan-aksi-pencurian-di-sejumlah-daerah-borgol

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/689328/jebakan-aplikasi-kencan-hingga-pemalakan-sejumlah-kasus-diungkap-polisi-borgol

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke