Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) resmi menutup lima bandara menyusul sebaran abu vulkanik yang mulai masuk ke wilayah udara Jakarta dan sekitarnya.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyampaikan bahwa pihaknya terus memantau pergerakan abu vulkanik sejak menerima laporan dari Volcanic Ash Advisory Center (VAAC) Darwin pada pukul 07.10 WIB kemarin.
"Kami terus memantau dan memonitor pergerakan abu vulkanik ini untuk melihat seberapa luas daerah yang terdampak. Berdasarkan hasil paper test pada pukul 01.00 WIB dini hari tadi, abu vulkanik terdeteksi sudah mencapai Bandara Soekarno-Hatta," ujar Lukman dalam keterangannya.
Menindaklanjuti temuan tersebut, Kemenhub segera menerbitkan NOTAM (Notice to Airmen) terkait penutupan operasional bandara (close aerodrome). Hingga saat ini, total ada lima bandara yang dinyatakan ditutup sementara, yaitu Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Cengkareng), Bandara Halim Perdanakusuma (Jakarta),Bandara Radin Inten II (Lampung), Bandara Budiarto (Curug), dan Bandara Pondok Cabe (Tangerang Selatan)
Penulis: Siti Laela Malhikmah
Video Jurnalis: Siti Laela Malhikmah,
Video Editor: Siti Laela Malhikmah
Produser: Dandy Bayu Bramasta
#Bencana #Krakatau #Peristiwa #Penerbangan #AnakKrakatau #Indonesia #News ##vjlab