KOMPAS.TV - Di balik indahnya gugusan karst Rammang-Rammang, ada perjuangan panjang Iwan Dento menjaga ruang hidup masyarakat.
Perjuangannya dimulai pada 2009, saat izin tambang mulai mengancam kawasan karst.
Iwan mengaku, perlawanan ini bukanlah gagasannya.
Namun ketika sejumlah kawan dari jejaring lingkungan tidak melanjutkan perjuangan, Iwan memilih bertahan.
Perjuangan itu membuahkan hasil. Pada 2013, sejumlah izin tambang dicabut pemerintah Kabupaten Maros.
Namun bagi Iwan, menolak tambang saja tidak cukup. Masyarakat tetap membutuhkan penghasilan.
Bersama warga, ia mendorong ekowisata berbasis komunitas. Alam tetap terjaga, dan masyarakat mendapat alternatif ekonomi.
Perlahan, perubahan itu terlihat. Warga yang dulu mengandalkan pertanian, nelayan sungai, buruh dan merantau, kini memiliki pilihan penghasilan dari pariwisata.
Iwan juga menjadikan rumah keduanya sebagai tempat berkumpul, berbagi pengetahuan, sekaligus menjadi ruang untuk memutar ekonomi warga. Di balik perjuangan itu, ada dukungan sang istri, Marwah.
Kini, perjuangan Iwan tak hanya soal tambang. Ia terlibat dalam konservasi sungai, pengelolaan sampah, pertanian organik dan terus mendorong perlindungan karst. Rammang-Rammang pun menjadi bagian dari Maros-Pangkep UNESCO Global Geopark.
Namun ada satu hal yang kini dikhawatirkannya. Pariwisata massal yang justru bisa mengancam ruang hidup masyarakat.
Bagi Iwan, menjaga Rammang-Rammang bukan sekadar menjaga karst. Tetapi menjaga ruang hidup, agar alam dan masyarakat bisa tumbuh bersama.
Sebab baginya, perjuangan ini bukan milik satu orang. Melainkan perjuangan masyarakat untuk menjaga alam dan masa depan mereka.
Baca Juga Usaha Kupas Rajungan Jadi Penggerak Roda Ekonomi Masyarakat Pesisir di Maros | KOMPAS SIANG di https://www.kompas.tv/regional/688637/usaha-kupas-rajungan-jadi-penggerak-roda-ekonomi-masyarakat-pesisir-di-maros-kompas-siang
#maros #rammangrammang #aktivis
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/689288/kisah-iwan-dento-aktivis-yang-gigih-jaga-karst-rammang-rammang-dan-alam-sulawesi-kompas-siang