Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengumumkan penutupan sementara operasional Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (6/9/2026). Penutupan ini dilakukan menyusul ditemukannya sebaran abu vulkanik di wilayah udara bandara tersebut.
Keputusan ini diambil berdasarkan hasil paper testyang dilakukan pada pukul 00.35 WIB hingga 01.05 WIB yang menunjukkan hasil positif. Awalnya, wilayah udara ditutup mulai pukul 01.30 WIB. Namun, berdasarkan hasil pengujian terbaru oleh Stasiun Meteorologi Kelas I Soekarno-Hatta (Gedung 725 AMOS) pada pukul 06.05 WIB 06.35 WIB, indikasi abu vulkanik masih ditemukan.
Berdasarkan pantauan Kompas.com di lokasi, penutupan ini berdampak langsung pada jadwal keberangkatan. Terlihat antrean panjang calon penumpang yang menunggu kepastian di area terminal. Banyak pelanggan yang terpaksa mengantre lama dan menghadapi risiko pembatalan penerbangan akibat situasi ini.
Penulis: Siti Laela Malhikmah
Video Jurnalis: Siti Laela Malhikmah, Cynthia Lova
Video Editor: Siti Laela Malhikmah
Produser: Dandy Bayu Bramasta
#Bencana #Krakatau #Peristiwa #Penerbangan #AnakKrakatau #Indonesia #News ##vjlab