:

Iran "Sulap" Perang AS Jadi "Laboratorium": Teknologi Lawan Dikuliti, Bikin Senjata Baru

3 hari lalu

Perang dengan Amerika Serikat dan Israel justru disebut memberi Iran kesempatan mempelajari teknologi mutakhir yang digunakan untuk menyerangnya. Menteri Pertahanan Iran Brigadir Jenderal Majid Ibn Reza mengatakan temuan dari medan perang kini dianalisis untuk mengembangkan sistem pertahanan yang lebih adaptif. Teheran juga menyatakan telah mengadopsi strategi baru yang menggabungkan pendekatan di medan perang dengan diplomasi dan upaya menghadapi tekanan ekonomi.

Perhatian kemudian tertuju pada Arash-e Kamangir, sistem pertahanan udara lokal yang menurut Fars mampu mendeteksi target siluman. Detail teknisnya masih minim dan klaim Iran belum diperkuat secara independen, tetapi analis menilai konsep sistem yang lebih kecil dan bergerak sesuai dengan pola evolusi pertahanan Teheran.

Pada saat yang sama, Iran dilaporkan terus mengembangkan rudal jelajah supersonik berbasis ramjet melalui program C430L dengan bantuan teknologi Rusia, yang berpotensi mempersempit waktu deteksi dan pencegatan serta mengancam kapal perang AS di kawasan.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Narator: Nabilah Safirah
Video Editor: Nabilah Safirah
Produser: Marvel Dalty

#Global #Perang ##Kompascomlab #ArashEKamangir #RudalIran #SelatHormuz #Rusia #PertahananUdara #PerangIranAS

Music: Breaking Signal No 2 (AI)

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke