Perang Amerika Serikat melawan Iran terus menagih korban dari tubuh militernya sendiri. Hingga awal September 2026, 18 personel militer AS dilaporkan tewas dan lebih dari 750 lainnya terluka sejak konflik dimulai pada 28 Februari 2026.
Iran sendiri menyampaikan angka korban yang jauh lebih besar, tetapi klaim tersebut berbeda dari jumlah yang dilaporkan pihak AS dan belum dapat diverifikasi secara independen.
Di tengah tekanan tersebut, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth justru memperpanjang penempatan sejumlah pasukan Amerika di Timur Tengah hingga 2027. Wall Street Journal melaporkan hampir 50.000 tentara AS dan 19 kapal perang, bersama skuadron tempur, unit pertahanan udara, serta pasukan terjun payung berada di kawasan. Masa tugas sejumlah unit juga diperpanjang, menambah tekanan terhadap personel, keluarga, logistik, dan kesiapan peralatan militer.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Narator: Nabilah Safirah
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#Global #Perang ##Kompascomlab #Iran #AS #KapalIndukAS #TrumpIran #PerangIran #MiliterAS #PeteHegseth #USSAbrahamLincoln #SelatHormuz
Music: Chariots of War - Aakash Gandhi