JAKARTA, KOMPAS TV - Koalisi MBG Watch mendesak pemerintah menetapkan kasus keracunan yang terjadi dalam program Makan Bergizi Gratis atau MBG sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) keracunan pangan.
Desakan tersebut disampaikan anggota MBG Watch, Irma Hidayana, menilai penanganan kasus tidak cukup hanya dilakukan secara administratif.
Menurutnya, pemerintah perlu melakukan evaluasi secara fundamental terhadap pelaksanaan program MBG.
“Apresiasi dan permintaan maaf saja enggak cukup,” ujar Irma.
MBG Watch mencatat sedikitnya 43.838 orang menjadi korban dugaan keracunan MBG di 36 provinsi sejak program tersebut diluncurkan hingga pertengahan Agustus 2026.
Dalam tiga hari sejak 1 September 2026, koalisi juga mencatat sekitar 1.642 korban baru dari empat peristiwa keracunan massal di tiga provinsi.
Sementara itu, Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi RI, Hariqo Wibawa, menegaskan pemerintah telah memberikan sanksi terhadap pihak yang dinilai melakukan pelanggaran.
“Betul-betul mendengarkan apa yang disampaikan oleh masyarakat,” ujarnya.
Produser: Yuilyana
Thumbnail Editor: Rizaldi
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/689145/keracunan-mbg-berulang-mbg-watch-permintaan-maaf-saja-enggak-cukup