:

[FULL] Soal Penegakan Hukum Perusahaan yang Terlibat Karhutla, Begini Respons Greenpeace Indonesia

14 jam lalu

KOMPAS.TV - TNI Angkatan Udara dan BNPB mengerahkan sejumlah helikopter untuk memadamkan titik api kebakaran hutan dan lahan di wilayah terisolir di Banjarbaru, Kalimantan Selatan.

Dari pantauan udara, asap pekat menutupi sejumlah titik api di kawasan terisolir Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Penyebaran titik api semakin meluas karena pemadaman sulit dijangkau jalur darat.

Helikopter Caracal TNI AU melakukan water bombing dengan menjatuhkan ribuan liter air menggunakan pasokan embung dan penampungan buatan tepat di titik api.

Titik api berada di kawasan vital ring satu bandara. Metode water bombing ini diharapkan bisa memadamkan api untuk mencegah ancaman asap terhadap keselamatan penerbangan.

Operasi pemadaman kebakaran lahan juga dilakukan anggota Polres Kubu Raya. Dengan persediaan air dan alat yang ada, upaya pendinginan di sejumlah lahan yang terbakar terus dilakukan untuk mencegah kebakaran meluas.

Dampak kebakaran hutan dan lahan Kalimantan membuat kabut asap menyelimuti Kuala Lumpur, Malaysia.

Bahkan, salah satu ikon gedung, Petronas Tower, dari kejauhan kurang terlihat akibat tertutup asap.

Kuala Lumpur mencatat, indeks pencemaran udara menempatkan kualitas udara di Kuala Lumpur masuk kategori tidak sehat.

Kelompok masyarakat sipil Malaysia menggelar aksi demonstrasi di depan Kedutaan Besar Republik Indonesia, KBRI, di Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat pagi waktu setempat.

Aksi dilakukan sebagai bentuk protes kebakaran hutan dan lahan Kalimantan, di mana asapnya sampai ke Malaysia dan berdampak terhadap kesehatan masyarakat di Malaysia.

Tak hanya di Malaysia, asap tebal dari kebakaran hutan Kalimantan juga meningkatkan polusi udara ke tingkat berbahaya di Filipina.

Langit berkabut di wilayah Metro Manila. Pihak berwenang memperingatkan asap bisa bertahan beberapa hari ke depan.

Soal penegakan hukum perusahaan yang terlibat kebakaran hutan dan lahan, kita berbincang dengan Manager Kampanye Iklim & Energi Greenpeace Indonesia, Iqbal Damanik.

Baca Juga Imbas Karhutla, Ular Kobra Mati Terbakar hingga Orang Utan Sampurna Mati | SAPA MALAM di https://www.kompas.tv/regional/689062/imbas-karhutla-ular-kobra-mati-terbakar-hingga-orang-utan-sampurna-mati-sapa-malam

#karhutla #kebakaranhutan #pembakarhutan 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689072/full-soal-penegakan-hukum-perusahaan-yang-terlibat-karhutla-begini-respons-greenpeace-indonesia

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke