Krisis ekonomi parah yang melanda Iran ternyata sudah diproyeksikan oleh ekonom pemerintah Iran sejak lebih dari lima tahun lalu.
Dokumen yang disusun ekonom Mohammad Hossein Rahmati pada 2021 itu memperingatkan risiko inflasi tinggi dan anjloknya nilai tukar jika sanksi internasional terus berlanjut.
Dalam skenario terburuk, inflasi Iran diproyeksikan mencapai 66 persen dan nilai dolar AS menembus 178.000 toman. Kini, nilai dolar di pasar bebas Iran bahkan telah mencapai sekitar 220 ribu toman.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Danur Lambang Pristiandaru Penulis Naskah: Meiva Jufarani Narator: Meiva Jufarani Video Editor: Agung Setiawan Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko