:

Dari Riset ke Dunia, Prof. Adi Utarini dan Perjuangan Mengembangkan Wolbachia | JMP

3 minggu lalu

KOMPAS.TV – Memasuki puncak perayaan ulang tahun ke-15, KompasTV menghadirkan sosok-sosok inspiratif yang mewakili wajah Indonesia saat ini. Mereka hadir melalui perjuangan di bidang kemanusiaan, pemberdayaan, hingga pengembangan ilmu pengetahuan.

Salah satunya adalah Profesor Adi Utarini, peneliti Indonesia yang dikenal melalui pengembangan teknologi Wolbachia untuk menekan penyebaran penyakit yang ditularkan nyamuk, seperti demam berdarah dengue, Zika, dan chikungunya.

Alumni Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada tersebut sehari-hari mengajar di almamaternya. Di tengah kesibukan mengajar, Prof Uut tetap aktif melakukan penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan serta dipercaya menduduki sejumlah posisi di lembaga penelitian.

Nama Prof Uut semakin dikenal secara internasional melalui program Wolbachia. Bersama tim, ia membuktikan bahwa pelepasan nyamuk Aedes aegypti yang membawa bakteri Wolbachia dapat membantu menekan penularan demam berdarah dengue.

Bakteri Wolbachia membuat virus dengue, Zika, dan chikungunya sulit berkembang di dalam tubuh nyamuk. Bagi Prof Uut, setiap pencapaian merupakan hasil kerja bersama tim.

Meski telah mendapat pengakuan internasional, Prof Uut tetap sederhana dan terus mendorong penelitian untuk pemberantasan penyakit, khususnya di wilayah tropis seperti Indonesia.

#adiutarini #wolbachia #demamberdarah #penelitiindonesia #kompastv #inspiratif

Baca Juga Cerita Ahok Marah di Rapat Gara-Gara Direksi Diganti Tanpa Sepengetahuannya, Hampir Lempar Botol di https://www.kompas.tv/nasional/646945/cerita-ahok-marah-di-rapat-gara-gara-direksi-diganti-tanpa-sepengetahuannya-hampir-lempar-botol

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/689009/dari-riset-ke-dunia-prof-adi-utarini-dan-perjuangan-mengembangkan-wolbachia-jmp

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke