JAKARTA, KOMPAS.TV - Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menegaskan rangkaian kasus dugaan keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak tepat dikategorikan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB).
Menurut Dante, KLB menyangkut kejadian pada populasi umum, sementara kasus dalam program MBG terjadi pada kelompok penerima tertentu seperti anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Pernyataan ini disampaikan di tengah desakan MBG Watch yang mencatat sekitar 43 ribu anak mengalami dugaan keracunan dalam 20 bulan terakhir.
Dalam rentang tiga hari sejak 1 September 2026, MBG Watch mencatat sekitar 1.642 orang menjadi korban dugaan keracunan yang tersebar di tiga provinsi.
Baca Juga Tawarkan Strategi Bisnis! Prabowo Tegaskan Indonesia Jadi Pintu Masuk Rusia-Eurasia ke ASEAN di https://www.kompas.tv/video/688977/tawarkan-strategi-bisnis-prabowo-tegaskan-indonesia-jadi-pintu-masuk-rusia-eurasia-ke-asean
Dante mengatakan Kementerian Kesehatan masih mendalami laporan tersebut, termasuk mengevaluasi kondisi klinis dan memastikan penyebab keracunan.
Jika ditemukan indikator kesalahan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Kemenkes akan memberikan masukan kepada Badan Gizi Nasional (BGN).
Di sisi lain, Kemenkes juga melaporkan 13.449 kasus ISPA akibat dampak karhutla di tujuh provinsi dan telah mendistribusikan 5,3 juta masker ke daerah terdampak.
Produser: Prayogi Haro
Editor: Joshua
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/688981/wamenkes-dante-bicara-soal-keracunan-mbg-bukan-klb-soroti-perkara-karhutla