KOMPAS.TV – Dalam tiga hari terakhir, sejumlah kasus dugaan keracunan usai menyantap Makanan Bergizi Gratis atau MBG terjadi di beberapa daerah. Ratusan siswa dan guru mengalami gejala keracunan hingga harus mendapat penanganan medis.
Di SMA Negeri 1 Lasem, Rembang, Jawa Tengah, sebanyak 725 murid dan 25 guru diduga mengalami keracunan setelah menyantap MBG. Mereka mengeluhkan diare dan mual. Sedikitnya 12 siswa dan 5 guru dibawa ke puskesmas, sementara kegiatan belajar mengajar dihentikan lebih cepat.
Kasus serupa terjadi di Makale, Tana Toraja, Sulawesi Selatan. Sebanyak 152 pelajar dan 20 guru diduga mengalami keracunan setelah menyantap MBG. Para pelajar mengalami lemas, mual, hingga muntah dan mendapat penanganan di sejumlah rumah sakit. Pemkab Tana Toraja akan mengevaluasi pelaksanaan program MBG, sementara penyebab kejadian masih diselidiki.
Di SMP Negeri 1 Kabuh, Jombang, Jawa Timur, 70 siswa mengalami nyeri perut, diare, dan muntah setelah mengonsumsi menu MBG. Tujuh siswa harus mendapat perawatan intensif karena mengalami nyeri yang terus-menerus. Siswa menyebut menu yang disajikan berupa sayur dan udang.
Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono meminta maaf atas kasus keracunan massal di Sidoarjo dan menyebut adanya dugaan kelalaian petugas SPPG. Setiap makanan seharusnya diberi label waktu memasak dan batas maksimal konsumsi.
#mbg #keracunan #siswa #lasem #tanatoraja #jombang
Baca Juga FULL! Kepala BGN Sudaryono, Bupati-Wamenkes Soal 664 Siswa Keracunan MBG di Sidoarjo | PARASOT di https://www.kompas.tv/video/688960/full-kepala-bgn-sudaryono-bupati-wamenkes-soal-664-siswa-keracunan-mbg-di-sidoarjo-parasot
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/688966/kasus-mbg-beruntun-tiga-hari-sudaryono-geram-ada-pidana-kami-tak-bisa-bantu-kompas-siang