:

Menjaga Denyut Ekonomi Pesisir Pemalang, Mendekatkan Masyarakat dengan Layanan Perbankan | SAPA PAGI

7 jam lalu

KOMPAS.TV – Pagi di pesisir Pemalang dimulai jauh sebelum sebagian besar warga beraktivitas. Kapal-kapal nelayan kembali dari Laut Jawa membawa hasil tangkapan yang menggerakkan roda ekonomi masyarakat di darat.

Di Tempat Pelelangan Ikan atau TPI Tanjungsari, Kelurahan Sugihwaras, hasil tangkapan nelayan tidak hanya dijual sebagai ikan segar. Sebagian diolah oleh pelaku UMKM dan kelompok pengolah hasil perikanan sehingga memiliki nilai tambah. Bagi masyarakat Sugihwaras, sektor perikanan telah menjadi sumber penghidupan secara turun-temurun.

Perputaran hasil laut juga mendorong kebutuhan transaksi dan permodalan bagi nelayan, pedagang, hingga pelaku usaha. Di tengah aktivitas ekonomi yang terus bergerak, akses layanan perbankan menjadi bagian penting bagi masyarakat pesisir.

Kehadiran BRILink Agen KUD Mina Miyoso Sari di kawasan TPI Tanjungsari membuat berbagai kebutuhan transaksi perbankan lebih dekat dan mudah dijangkau, tanpa harus meninggalkan kawasan pesisir.

Dari pesisir, hasil laut menjadi sumber penghidupan sekaligus menggerakkan perdagangan dan beragam usaha masyarakat. Di tengah pergerakan ekonomi tersebut, akses layanan keuangan yang semakin dekat turut mendukung aktivitas dan keberlangsungan ekonomi masyarakat pesisir.

#pemalang #pesisir #nelayan #perikanan #umkm #brilink

Baca Juga Lowongan Kerja Magang BRIN September 2026, Ada 223 Posisi untuk Lulusan D-IV dan S1 di https://www.kompas.tv/ekonomi/688916/lowongan-kerja-magang-brin-september-2026-ada-223-posisi-untuk-lulusan-d-iv-dan-s1

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/688937/menjaga-denyut-ekonomi-pesisir-pemalang-mendekatkan-masyarakat-dengan-layanan-perbankan-sapa-pagi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke