Presiden Prabowo Subianto menegaskan perjanjian perdagangan bebas Indonesia dengan Rusia dan negara-negara Eurasia bukan aliansi untuk menghadapi negara mana pun.
Pernyataan itu disampaikan di hadapan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Kamis (3/9/2026).
Prabowo mengatakan Indonesia tidak ingin bergabung dengan aliansi militer, tetapi memilih memperkuat kemitraan ekonomi dengan berbagai negara.
Menurut Prabowo, Indonesia sedang mendorong negara-negara anggota Eurasian Economic Union (EAEU) mempercepat proses ratifikasi perjanjian.
Perjanjian yang ditandatangani di St. Petersburg pada 21 Desember 2025 itu akan membuka akses produk Indonesia ke lima pasar Eurasia dan sebaliknya memberikan akses bagi produsen Eurasia ke lebih dari 290 juta konsumen Indonesia.
Prabowo juga menyebut delegasi bisnis Indonesia sudah berada di Rusia untuk menyiapkan pengiriman perdana, logistik, pembeli, serta mekanisme pembayaran.
Langkah itu dilakukan agar ketika pembebasan tarif mulai berlaku, barang, rute perdagangan, dan kontrak sudah tersedia.
Sumber: YouTube/Sekretariat Presiden
Penulis: Fika Nurul Ulya, Jessi Carina
Kreatif: Blanka Rahel Maretha Joanne
Produser: Elizabeth Ayudya Ratna Rininta
~R #Prabowo #Putin