:

Bahaya Masih Mengintai Usai Karhutla Padam

4 hari lalu

Karhutla yang sudah padam tidak selalu berarti kondisi sudah aman.

Gas beracun seperti karbon monoksida, sulfur dioksida, dan nitrogen dioksida masih dapat muncul setelah pemadaman.

Partikel dan senyawa berbahaya juga dapat tertinggal di dalam rumah serta terserap material berpori seperti sofa, bantal, dan karpet.

Sementara itu, hujan dapat membawa abu, sedimen, logam, dan polutan ke sungai maupun danau.

Dampak lingkungan bahkan dapat berlangsung bertahun-tahun.

Pemulihan kualitas air setelah kebakaran dapat membutuhkan waktu dua hingga delapan tahun, sementara kerusakan lahan gambut dapat meningkatkan risiko banjir saat musim hujan dan kebakaran kembali saat musim kemarau.

Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Resa Eka Ayu Sartika
Penulis Naskah: Novyana Nurmita Dewi
Narator: Novyana Nurmita Dewi
Video Editor: Novyana Nurmita Dewi
Produser: Novyana Nurmita Dewi

#Peristiwa #Bencana ##cclabs #Karhutla #KebakaranHutanLahan #Kebakaran 

Music: Pressed Newroom - (AI)

Artikel terkait:
https://www.kompas.com/sains/read/2026/09/02/140716323/saat-api-karhutla-padam-ini-3-bahaya-sebenarnya-justru-baru-mengintai   

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke