JAKARTA, KOMPAS.TV - Menanggapi kasus lansia yang tercoret dari data bansos karena dinyatakan terindikasi judi online, Menteri Sosial Saifullah Yusuf menyebut penerima manfaat yang dinyatakan terindikasi judi online masih dapat diperbaiki statusnya. Jika setelah verifikasi terbukti memenuhi kriteria, tidak melakukan judol, bansos akan tetap disalurkan.
Kementerian Sosial menemukan lebih dari satu juta empat ratus ribu penerima bansos yang terindikasi terkait judi online.
Namun, Kemensos menyebut masih memverifikasi data ini sebab ditemukan kasus penerima bansos yang tidak terlibat judi online.
Data mereka diduga dimanfaatkan pihak lain, seperti kasus orang tua atau lansia tidak mampu, namun terindikasi judi online karena aktivitas anak atau anggota keluarganya.
Kemensos kini menelusuri kasus-kasus tersebut agar masyarakat yang seharusnya menerima bantuan tidak kehilangan haknya.
Baca Juga Dituduh Main Judol, Lansia dan Ibu Rumah Tangga Dicoret dari Daftar Penerima Bansos | JMP di https://www.kompas.tv/regional/688830/dituduh-main-judol-lansia-dan-ibu-rumah-tangga-dicoret-dari-daftar-penerima-bansos-jmp
#lansia #judol #bansos #mensos
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/688833/tanggapi-kasus-lansia-tercoret-dari-daftar-penerima-bansos-mensos-status-akan-diperbaiki-jmp