KOMPAS.TV - Sebanyak 273 pelajar di Palupuh, Kabupaten Agam, Sumatera Barat, diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi makanan bergizi gratis.
Gubernur Sumatera Barat memutuskan menghentikan sementara operasional SPPG yang diduga terkait.
Keriuhan tampak di Puskesmas Palupuh, Agam, Sumatera Barat, saat sebagian korban dugaan keracunan MBG dibawa.
Total ada 237 orang yang mengalami gejala keracunan, dua di antaranya dirujuk ke rumah sakit di Bukittinggi.
Hingga Kamis pagi, mayoritas korban telah dipulangkan dan dirawat secara mandiri, sementara lima lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit. Dengan rincian, 3 di RSUD, 1 orang di RSAM, dan 1 orang lagi di RST.
Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, menyebut telah menghentikan operasional sementara dapur SPPG yang memasok makanan untuk para korban.
Selain itu, 70 siswa SMP Negeri 1 Kabuh, Jombang, Jawa Timur, mengalami gejala keracunan makanan. Mereka mengalami nyeri perut, diare, dan sebagian mengalami muntah. Diduga, gejala ini terjadi setelah para siswa mengonsumsi menu MBG.
Tujuh di antaranya harus mendapatkan perawatan intensif karena mengalami gejala nyeri yang terus menerus.
Menurut para siswa, menu MBG yang disajikan berupa sayur dan udang.
Anggota Polri dari Polsek Kabuh sejauh ini masih mendata untuk proses penyelidikan, termasuk mencari informasi kasus keracunan yang sama di sekolah lain.
#keracunanmbg #agam #jombang
Baca Juga Dituduh Main Judol, Lansia dan Ibu Rumah Tangga Dicoret dari Daftar Penerima Bansos | JMP di https://www.kompas.tv/regional/688830/dituduh-main-judol-lansia-dan-ibu-rumah-tangga-dicoret-dari-daftar-penerima-bansos-jmp
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/688832/dugaan-keracunan-mbg-kembali-berulang-siswa-di-agam-jombang-jadi-korban-sapa-malam