Pada Senin (31/8/2026) Amerika Serikat kembali melancarkan serangan terhadap target di Iran setelah jeda pertempuran selama sekitar satu bulan. Serangan terhadap peluncur roket di Pulau Larak, dekat Bandar Abbas dan Selat Hormuz, dibalas Teheran dengan serangan terhadap aset militer AS di Yordania.
Dalam rangkaian serangan balasan pekan itu, televisi pemerintah IRIB melaporkan Iran kembali mengerahkan Kheibar Shekan, rudal balistik jarak menengah yang namanya dalam bahasa Persia berarti Castle Breaker atau Penghancur Benteng.
Kheibar Shekan memiliki jangkauan sekitar 1.450 kilometer dengan kapasitas hulu ledak 449 hingga 590 kilogram. Salah satu karakter utamanya adalah penggunaan bahan bakar padat yang memungkinkan peluncuran dilakukan dalam hitungan menit tanpa proses pengisian bahan bakar menjelang tembakan.
Namun, Kheibar Shekan hanya satu bagian dari persenjataan Teheran. Iran masih memiliki rudal balistik jarak pendek seperti keluarga Fateh, Zolfaghar dan Qiam-1. Lalu kelas menengah seperti Shahab-3, Emad, Ghadr-1, Khorramshahr, Sejjil dan Haj Qassem. Serta rudal jelajah seperti Soumar, Ya-Ali, Quds, Hoveyzeh, Paveh dan Raad.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Narator: Nabilah Safirah
Video Editor: Nabilah Safirah
Produser: Marvel Dalty
#Global #Perang ##Kompascomlab #RudalIran #Iran #KheibarShekan #Rudal #TrumpIran #RudalIran #PerangIran
Music: Breaking Point (AI)