:

Sistem Ahwa untuk Cegah Politik Uang? Aktivis Muda NU: Nyatanya Masih Terjadi | SATU MEJA

14 jam lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Mekanisme Ahwa kembali digunakan dalam Muktamar Ke-35 NU di Jombang, Jawa Timur.

Sistem yang melibatkan sembilan kiai tersebut diharapkan dapat mengembalikan supremasi ulama sekaligus meminimalkan potensi politik uang dalam pemilihan kepemimpinan NU.

Namun, mekanisme tersebut masih mendapat sorotan dari Aktivis Muda NU Roy Murtadho.

Roy menilai mekanisme Ahwa bukan hal baru dalam sejarah Muktamar NU.

Menurutnya, wacana penggunaan Ahwa bahkan telah muncul sejak Muktamar sebelumnya.

Namun, persoalan muncul ketika mekanisme Ahwa dinilai masih memiliki potensi untuk diintervensi.

Roy mengatakan, para muktamirin dan kader NU sebelumnya berharap Ahwa dapat mengembalikan supremasi ulama sekaligus memperkecil potensi politik uang.

Namun, ia menyebut masih ada kesaksian mengenai praktik tersebut.

“Yang kedua untuk menghindari, memperkecillah potensi politik uang. Tapi nyatanya dalam banyak kesaksian itu pun masih terjadi. Jadi ini yang menurut kami cukup menggelisahkan ya,” ungkapnya. 

Roy juga menyoroti kelompok warga NU yang selama ini berada di lapisan masyarakat bawah, mulai dari pekerja kecil hingga buruh bangunan.

Ia mempertanyakan apakah kepentingan kelompok tersebut sudah benar-benar terwakili dalam kepengurusan NU.

Sementara itu, Pengamat Politik Adi Prayitno menilai kemunculan Ahwa dalam Muktamar NU kali ini dapat dibaca sebagai upaya mengurangi dugaan praktik politik uang dan politik transaksional.

Menurut Adi, sekitar 550 muktamirin memberikan suara dan mayoritas mendukung sistem Ahwa.

Menanggapi sorotan tersebut, Aktivis NU Lukman Edy menjelaskan bahwa penggunaan Ahwa bukan hal baru dalam Muktamar NU.

Menurutnya, perbedaan mekanisme dalam Muktamar Jombang terletak pada kewenangan Ahwa dalam proses pemilihan ketua umum.
 

Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar.
Selengkapnya saksikan di sini: https://youtu.be/eJNXoZKls5Q 


#pbnu #muktamarnu35 #prabowo 

Baca Juga Muktamar ke-35 NU: Aktivis Soroti “Paket Istana” dan Konsesi Tambang | SATU MEJA di https://www.kompas.tv/talkshow/688691/muktamar-ke-35-nu-aktivis-soroti-paket-istana-dan-konsesi-tambang-satu-meja

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/talkshow/688701/sistem-ahwa-untuk-cegah-politik-uang-aktivis-muda-nu-nyatanya-masih-terjadi-satu-meja

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke