BLORA, KOMPAS.TV - Nasib malang dialami Jamin. Seorang lansia yang bekerja sebagai tukang tambal ban di Blora, Jawa Tengah ini, tiba-tiba dihapus dari daftar penerima bantuan sosial.
Dari informasi yang diterimanya, Jamin dikira memiliki mobil.
Jamin mengaku heran jika disebutkan memiliki mobil. Padahal penghasilannya sebagai penambal ban hanya Rp30 hingga Rp50 ribu per hari.
Jamin yang tinggal bersama istrinya, Misenah, tinggal di Kelurahan Tambahrejo.
Sebelumnya mereka masih ke dalam desil dua dan setiap tahun selalu menerima bantuan sosial.
Namun sejak datanya berubah memiliki mobil pada bulan Juni kemarin, bantuan yang ia tunggu tak kunjung tiba.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Blora, meminta peran aktif masyarakat jika ada kekeliruan data.
Bagi masyarakat yang bantuannya dihapus masih bisa melakukan sanggahan melalui operator desa.
Jamin dan Misenah kini berharap, permasalahan data penerima bansos bisa segera diselesaikan, sehingga bantuan yang ia terima setiap tahun sebagai penyambung hidup bisa didapat kembali.
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/688688/lansia-tukang-tambal-ban-di-blora-dicoret-dari-bansos-karena-dituduh-punya-mobil-berut