SIDOARJO, KOMPAS.TV - Jumlah korban keracunan diduga usai menyantap Makan Bergizi Gratis di Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin, Sidoarjo mencapai 516 orang.
Kepala SPPG Kalitengah meminta maaf atas tragedi keracunan massal ini.
Kepanikan terjadi di ruang IGD RSUD Notopuro Sidoarjo, Selasa (1/9/2026) malam.
Mobil ambulans datang silih berganti membawa ratusan santri Pondok Pesantren Manbaul Hikam, Tanggulangin yang mengalami keracunan.
Para santri ini mengalami gejala mual, pusing dan muntah usai menyantap MBG.
Pemerintah Kabupaten Sidoarjo bersama BGN Jawa Timur dan polisi, gelar sidak ke SPPG Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo.
Setiap harinya, SPPG menangani 19 sekolah dengan mengirimkan sekitar 2.800 porsi makanan.
Untuk sementara, kegiatan SPPG Kalitengah, Tanggulangin, Sidoarjo dihentikan operasinya.
Kepala SPPG Kalitengah meminta maaf dan menyesal atas tragedi dugaan keracunan ratusan santri dan pelajar di Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo.
Pihak SPPG mengklaim proses memasak dan distribusi SPPG telah sesuai prosedur.
Hingga Rabu siang, tercatat 516 santri jadi korban keracunan.
88 korban masih dirawat di rumah sakit, 427 lainnya telah dipulangkan.
Baca Juga Kepala SPPG di Sidoarjo Minta Maaf usai Ratusan Siswa-Santri Keracunan: Saya Menyesal di https://www.kompas.tv/nasional/688685/kepala-sppg-di-sidoarjo-minta-maaf-usai-ratusan-siswa-santri-keracunan-saya-menyesal
#keracunan #mbg #sidoarjo
_
Sahabat KompasTV, apa pendapat kalian soal berita ini? Komentar di bawah ya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/688687/516-santri-diduga-keracunan-mbg-bupati-sidoarjo-sppg-ditutup-sementara-berut