KOMPAS.TV - Pihak Rektorat Universitas Gadjah Mada mengecam aksi kekerasan yang terjadi saat unjuk rasa mahasiswa di perempatan Gramedia, Yogyakarta, Selasa malam.
Aksi mahasiswa yang memblokade jalan di perempatan Gramedia, Yogyakarta, dibubarkan sekelompok orang yang mengaku warga Yogyakarta.
Lima mahasiswa UGM dan seorang mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit akibat pukulan benda tumpul dan semprotan gas merica.
Pihak Rektorat Universitas Gadjah Mada berkomitmen mendukung upaya hukum mahasiswa yang berencana melaporkan peristiwa kekerasan itu ke Mapolda DIY.