KOMPAS.TV - Militer AS menghantam sejumlah sasaran di Iran pada Selasa waktu setempat dan memicu respons dari Teheran berupa serangan rudal dan pesawat nirawak, di tengah kembali memanasnya ketegangan antara kedua negara.
Komando Sentral AS menyatakan bahwa pihaknya telah menyelesaikan rangkaian serangan terbaru terhadap sasaran militer Iran, termasuk lokasi pertahanan udara, sistem radar, dan aset maritim.
Serangan ini merupakan respons atas upaya Iran menyerang kapal komersial dan pasukan Amerika Serikat di Timur Tengah.
Media pemerintah Iran melaporkan AS membom lokasi-lokasi sipil di sepanjang pantai selatan Iran dan menghantam sebuah bandara sipil.
Salah satu serangan bahkan menghantam sebuah rumah yang sedang menggelar pesta pernikahan, menewaskan lima orang dan melukai puluhan lainnya.
Pertempuran kembali pecah setelah Trump menghukum Iran secara ekonomi melalui sanksi dan mengakui bahwa serangan lebih lanjut mungkin diperlukan.
Suara sirene terdengar di Kota Kuwait pada Rabu dini hari saat Iran merespons gelombang baru serangan AS dengan meluncurkan pesawat nirawak dan rudal ke sejumlah negara Teluk dan Yordania.
Sirene terdengar di Kota Kuwait pada dini hari saat Iran membalas serangan Amerika Serikat dengan melontarkan rudal.
Media pemerintah Iran melaporkan bahwa AS telah membom lokasi-lokasi sipil di sepanjang pesisir selatan Iran dan menghantam sebuah bandara sipil.
Wakil Gubernur Provinsi Hormozgan menyebut, serangan ini menghantam rumah tempat berlangsungnya upacara pernikahan di Kuhestak, Iran Selatan.
5 orang tewas, termasuk seorang anak, dan melukai sedikitnya 68 orang lainnya.
Baca Juga AS Siapkan Sanksi untuk Bank yang Bertransaksi dengan Iran di https://www.kompas.tv/internasional/688258/as-siapkan-sanksi-untuk-bank-yang-bertransaksi-dengan-iran
#iran #as #perang #militeras
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/688634/militer-as-serang-pertahanan-udara-hingga-sistem-radar-aset-maritim-iran-kompas-siang