JAKARTA, KOMPAS.TV - Ketua Komisi IV DPR RI Titiek Soeharto mempertanyakan mekanisme fortifikasi beras kepada Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman.
Dalam rapat Selasa, 1 September 2026 tersebut, Titiek menyoroti bagaimana vitamin dapat dicampurkan ke dalam beras, termasuk kekhawatiran bahwa beras yang telah dicampur bahan fortifikasi tetap dicuci sebelum dimasak.
Penjelasan pemerintah menyebut beras fortifikasi menggunakan beras analog yang telah dicampur vitamin dan kemudian dicampurkan dengan beras biasa.
Baca Juga Tunjukkan Sketsa Wajah! Polisi Ungkap Dua Terduga Pelaku Pengeroyokan Pada Aksi Ricuh 27 Agustus di https://www.kompas.tv/video/688615/tunjukkan-sketsa-wajah-polisi-ungkap-dua-terduga-pelaku-pengeroyokan-pada-aksi-ricuh-27-agustus
Pembahasan kemudian mengarah pada temuan produk beras yang disebut mencantumkan label fortifikasi, tetapi berdasarkan pemeriksaan laboratorium yang disampaikan dalam rapat, kandungan vitamin pada sejumlah produk disebut tidak ditemukan.
Pemerintah menyatakan persoalan tersebut sedang diproses dan akan ditindaklanjuti bersama penegak hukum serta Satgas Pangan. Titiek pun meminta agar program fortifikasi benar-benar memberikan manfaat kepada masyarakat dan tidak menjadi pemborosan anggaran.
Produser: Prayogi Haro
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/688625/dibuat-bingung-titiek-soeharto-pertanyakan-beras-fortifikasi-ke-mentan-ada-kandungan-vitamin