China mengerahkan drone-drone canggih selama proses evakuasi dan pemulihan pasca-bencana banjir dahsyat di Nepal dan Tibet. Terutama saat melakukan upaya evakuasi di lokasi terdampak banjir.
Sebuah drone untuk menyapu sinyal pengganggu komunikasi antar tim penyelamat dioperasikan selama berjam-jam. Pesawat tanpa awak itu seolah menjadi pemancar sinyal bagi alat komunikasi para tim SAR China di area terpencil di kaki Himalaya.
Tim SAR China juga tampak menggunakan drone untuk memindahkan seorang petugas penyelamat, melewati medan terjal untuk menyisir lokasi bencana di Pelabuhan Gyirong Tibet, "salah satu titik terparah" akibat banjir Nepal.
Upaya mencari 900-an pekerja PLTA di dalam terowongan, juga dilakukan tim penyelamat menggunakan drone thermal. Terowongan yang sempit, dipenuhi lumpur dan air, menyulitkan petugas untuk menemukan para korban banjir dahsyat Nepal.
Hingga saat ini, operasi penyelamatan terus diintensifkan, dengan jumlah korban tewas gabungan di Nepal dan China dilaporkan telah melampaui 1.000 orang, serta lebih dari 4.400 lainnya masih hilang.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Angela Putri Defana
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
Music: Detak Arsip (AI)
#China #Nepal #BanjirNepal #Drone #Teknologi #Peristiwa #Bencana #DroneChina #BanjirBandangNepal #BanjirNepal #KorbanBanjirNepal