JAKARTA, KOMPAS.TV - Ombudsman RI mengungkap masih adanya laporan masyarakat terkait bantuan bencana yang dinilai belum memadai, khususnya di sejumlah titik pengungsian mandiri.
Robert Na Jaweng menyebut laporan tersebut menjadi perhatian Ombudsman, terutama karena pengungsian mandiri yang dibentuk masyarakat dan komunitas belum seluruhnya terintegrasi dengan data serta penyaluran bantuan pemerintah.
Ombudsman menilai integrasi data menjadi penting agar bantuan tidak hanya menjangkau pengungsian yang disiapkan pemerintah.
Baca Juga FULL! 516 Santri Diduga Keracunan MBG, Edy Wurianto Desak BGN Audit SPPG dan Libatkan BPOM di https://www.kompas.tv/video/688611/full-516-santri-diduga-keracunan-mbg-edy-wurianto-desak-bgn-audit-sppg-dan-libatkan-bpom
BNPB menegaskan penanganan bencana dilakukan melalui kolaborasi pentahelik dengan pemerintah daerah, akademisi, dunia usaha, komunitas, dan media.
Ombudsman juga menekankan pentingnya memperkuat kapasitas pemerintah daerah, terutama sumber daya manusia dan dukungan anggaran, agar mampu memberikan respons cepat pada fase awal bencana sebelum bantuan dari pemerintah pusat tiba.
Pengawasan terhadap proses rehabilitasi dan rekonstruksi juga akan menjadi perhatian Ombudsman setelah masa tanggap darurat berakhir.
Produser: Prayogi Haro
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/688612/full-ombudsman-soroti-bantuan-bencana-belum-memadai-bnpb-tekankan-respons-cepat-daerah