BANJAR, KOMPAS.TV - Paparan kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan berdampak parah. Seorang balita bahkan telah menjadi korban.
Kesehatan bocah 2 tahun asal Kabupaten Banjar itu memburuk karena asap menyerang paru-paru.
Tubuh kecil ini terbaring lemah. Balita berusia 2 tahun asal Desa Sungai Pinang Lama, Kabupaten Banjar, harus mendapat perawatan medis di rumah sakit, akibat kondisi kesehatannya memburuk, dampak paparan kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Selatan.
Sejak 3 hari terakhir, tubuh mungil ini mengalami batuk, pilek, dan demam yang tak kunjung reda.
Hasil pemeriksaan rontgen menunjukkan paparan asap menyerang paru-paru.
Sejak Juni hingga Agustus, Rumah Sakit Umum Daerah Ratu Zalecha Martapura mencatat 326 pasien ISPA menjalani perawatan di rumah sakit.
Mayoritas pasien ISPA adalah mereka yang memiliki penyakit penyerta seperti asma dan pneumonia.
Kabut asap imbas kebakaran hutan dan lahan menjadi ancaman baru bagi warga, khususnya kelompok rentan yang tinggal di daerah terdampak.
Masyarakat berharap kasus karhutla bisa segera teratasi sehingga paparan asap tak lagi mengancam jiwa.
Baca Juga Karhutla di Sumatera-Kalimantan: Lahan Gambut Jadi Fokus Pemadaman, Kasus ISPA Naik 2 Kali Lipat di https://www.kompas.tv/regional/688582/karhutla-di-sumatera-kalimantan-lahan-gambut-jadi-fokus-pemadaman-kasus-ispa-naik-2-kali-lipat
#ispa #karhutla #kabutasap #kalimantan
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/688583/kesehatan-memburuk-balita-usia-2-tahun-sakit-akibat-terpapar-asap-karhutla-kompas-siang