:

Masalah Ojol Enggan Beralih ke Motor Listrik, Ini Penjelasan Danantara

2 hari lalu

Pengemudi ojek online (ojol) memiliki potensi besar sebagai pengguna motor listrik, proses transisinya hingga kini belum berjalan masif. BPI Danantara Indonesia mengidentifikasi dua hambatan utama yang memicu keraguan para pengemudi, yakni kendala teknis armada dan terbatasnya akses pembiayaan. Managing Director Industrialization Danantara Indonesia, Ardy Muawin, menyebut bahwa kelemahan teknis pada kendaraan sempat menjadi faktor dominan yang menekan minat pengemudi untuk beralih. Kapasitas dan daya tahan baterai yang belum sepenuhnya menunjang aktivitas operasional harian sempat menjadi kendala utama, meski kini produsen mulai mengatasinya lewat inovasi teknologi terbaru. Namun, hambatan paling krusial justru bergeser ke sektor pembiayaan.

Jika anda menyukai video seperti ini bisa tonton video :

- https://youtu.be/KZyzOrYc8fc

- https://youtu.be/1CsFB4-ItYw

- https://youtu.be/PbOQ7DoKM-8


Kompas.com

PT. Kompas Cyber Media

Gedung Kompas Gramedia, Unit II Lt 5

Jl. Palmerah Selatan No 22-28

Jakarta 10270, Indonesia


You can visit our official website: https://otomotif.kompas.com/

Follow our social media:

Facebook: https://www.facebook.com/Otomotif.Kompascom/

Instagram: https://www.instagram.com/kompas.otomotif/

Tiktok : https://www.tiktok.com/@otomotifkompas?


Videographer : Carolus Dori

Video Editor : Carolus Dori

Penulis : Dio Dananjaya

Editor : Azwar Ferdian

Penulis Naskah : Maria Rarindra Sagala

Pengisi Suara : Maria Rarindra Sagala


#BreakingNews #News #Prabowo #MotorListrikOjol #MotorListrikPrabowo #MotorListrikNasional #Molinas #InsentifMotorListrik #InsentifPemerintah #HargaMotorListrikNasional #MerekMotorListrik #Ojol #Kompascom #JernihkanHarapan #JernihMelihatDunia

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke