China semakin menunjukkan minat terhadap Rute Laut Utara di kawasan Arktik, bukan hanya sebagai jalur pelayaran antara Asia dan Eropa, tetapi juga melalui pengembangan infrastruktur pelabuhan dan jaringan kereta di Rusia.
Menteri Pembangunan Timur Jauh dan Arktik Rusia Alexey Chekunkov menyebut lebih dari 35 pelayaran kontainer China-Rusia diperkirakan melewati jalur tersebut hingga akhir 2026.
Meski menawarkan waktu tempuh lebih singkat, Rute Laut Utara masih menghadapi tantangan berupa risiko ekologis, biaya operasional, keterbatasan navigasi, serta ketegangan geopolitik.
Penulis: Danur Lambang Pristiandaru, Ahmad Naufal Dzulfaroh Penulis Naskah: Shafa Maulita Maulana Narator: Shafa Maulita Maulana Video Editor: Agung Setiawan Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko