Penyintas banjir Nepal, Krishna Lal Chitrakar, mengungkapkan detik-detik mencekam saat banjir bandang terjadi pada Rabu (26/8/2026) lalu.
Chitrakar mengatakan, sekitar delapan orang berteriak "Banjir akan datang!" pada pagi hari. Banjir kemudian menerjang sekitar pukul 09.45 waktu setempat dan menghantam jembatan gantung serta menyapu rumahnya dalam sekejap.
"Pukul enam pagi, kami tidak tahu apa yang sedang terjadi. Tiba-tiba, sekitar delapan orang mulai berteriak. Mereka berkata, 'Banjir akan datang. Segera tinggalkan rumah kalian. Kosongkan pasar dan selamatkan diri kalian.' Saat itu sudah pukul sembilan. Anak-anak saya mencoba mengambil barang-barang tetapi tidak bisa membawa apa pun. Kami hanya berlari, mengenakan apa pun yang kami kenakan. Banjir datang pukul 09.45. Saat kami mencapai puncak bukit, dan saat itulah, banjir datang," ungkap Chitrakar.
Hingga Selasa (1/9/2026), jumlah korban tewas akibat bencana banjir di perbatasan Nepal-China mencapai 1.000 orang. Sementara itu, otoritas Nepal menyatakan bahwa 3.916 orang hilang, termasuk 583 warga asing.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Meiva Jufarani
Narator: Meiva Jufarani
Video Editor: Agung Setiawan
Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko
#Peristiwa #Bencana ##Dailynews #Nepal #BanjirNepal #BanjirBandang