Presiden AS Donald Trump memuji China karena dinilai relatif tidak aktif selama penutupan Selat Hormuz.
Pernyataan tersebut muncul beberapa minggu sebelum Presiden China Xi Jinping diperkirakan mengunjungi Washington untuk bertemu Trump.
Sikap Trump muncul bersamaan dengan sinyal Menteri Keuangan AS Scott Bessent bahwa bank-bank China mungkin tidak menjadi sasaran sanksi sekunder terkait transaksi dengan entitas Iran.
Perubahan sikap tersebut menjadi penting karena China merupakan pembeli terbesar minyak Iran dan menyerap lebih dari 80 persen ekspor minyak Iran pada 2025.
Di sisi lain, tekanan AS terhadap Teheran masih berlanjut setelah operasi militer kembali dilakukan. Iran merespons dengan menyerang pangkalan AS di Yordania dan Uni Emirat Arab.
Trump juga menegaskan bahwa AS tidak memiliki alasan untuk menggunakan senjata nuklir terhadap Iran.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Novyana Nurmita Dewi Narator: Novyana Nurmita Dewi Video Editor: Maria Utari Dewi Produser: Novyana Nurmita Dewi