Rudal Iran kembali menghantam pangkalan Amerika Serikat di Yordania. Meski AS dan Yordania bersikeras rudal Iran berhasil dicegat, namun temuan citra satelit menemukan titik hitam seperti jejak ledakan di sekitar markas AS, tepatnya Pangkalan Muwaffaq Salti, Minggu (31/8/2026).
Citra satelit Sentinel-2 serta rekam jejak serangan beruntun sepanjang tahun ini menunjukkan bahwa fasilitas strategis yang menjadi rumah bagi jet tempur F-35 dan aset intelijen AS tersebut tetap menjadi target presisi yang terus diintai oleh Iran. Para analis menduga serangan berulang itu untuk melumpuhkan gudang jet tempur dan drone yang berada di pangkalan tersebut.
Pemilihan pangkalan di Yordania sebagai sasaran utama bukan sekadar tindakan reaktif, melainkan pesan politik strategis bagi Teheran untuk membuktikan pengaruh dan kapasitas militernya di hadapan Washington, terutama ketika ruang gerak mereka di Selat Hormuz mulai terhimpit oleh kampanye militer Amerika. Para pengamat memperingatkan bahwa baku tembak ini hanyalah ketenangan sebelum badai yang lebih besar, sebab bagi Iran, kendali atas jalur strategis tersebut merupakan masalah eksistensial yang membuat mereka tidak akan pernah menyerah begitu saja di bawah tekanan ekonomi maupun militer AS.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Marvel Dalty
Music: Red Sirens Overridge (AI)
#global #perang ##kompascomlab #Iran #Amerika #IranvsAmerika #Yordania #ASSerangIran #IranSerangAS