Memasuki hari ketujuh setelah bencana yang bermula pada Rabu (26/8/2026), tim penyelamat berpacu dengan waktu mencari ribuan orang yang dilaporkan hilang di Nepal dan China. Terbaru, China sudah mulai membuka akses jalan yang tertimbun longsor di pelabuhan Gyirong, Senin (31/8/2026).
Di Nepal, sembilan ahli terowongan asal China dikerahkan atas permintaan pemerintah setempat untuk menyisir Terowongan No. 3 di dekat Sungai Trishuli. Tim berhasil bergerak sejauh 2,5 kilometer ke dalam terowongan meski harus menghadapi genangan air dan lumpur sedalam 1,5 meter, bahkan merangkak di sejumlah bagian yang sulit dilalui.
Operasi pencarian juga diperluas ke sejumlah terowongan proyek pembangkit listrik tenaga air di Distrik Rasuwa pada Senin (31/8/2026). Tentara Nepal dan tim penyelamat diterjunkan menggunakan helikopter sebelum menyisir terowongan yang tertimbun lumpur dengan bantuan senter dan drone. Sedikitnya 900 pekerja dilaporkan belum diketahui nasibnya di 12 proyek PLTA yang rusak, dengan sekitar 500 orang diyakini terjebak di dalam terowongan. Empat jenazah telah dievakuasi dari tiga terowongan yang dipenuhi lumpur.
Simak selengkapnya dalam video berikut.
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#Peristiwa #Bencana ##Kompascomlab #Nepal #China #BanjirBandang #BanjirNepal #BanjirChina #Rasuwa #Gyirong
Music: Missing Persons - Jeremy Blake