Ketegangan di Selat Hormuz kembali memuncak setelah Amerika Serikat melancarkan serangan pendahuluan ke Pulau Larak, Iran, dengan dalih menggagalkan rencana Teheran menebar ranjau laut menggunakan modifikasi roket artileri jarak menengah jenis Fajr-5.
Washington bertindak gegabah karena khawatir hulu ledak roket tersebut dapat diganti dengan ranjau laut berpenerjun yang mampu melumpuhkan jalur pelayaran vital dan menyapu bersih upaya pembersihan ranjau yang sebelumnya diklaim telah diamankan oleh militer AS.
Kendati demikian, respons keras langsung ditunjukkan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) yang melancarkan operasi balasan gabungan rudal dan drone ke pangkalan militer AS di Yordania serta Uni Emirat Arab, sekaligus mengirimkan pesan politik agar negara-negara sekutu mempertimbangkan ulang dukungan mereka terhadap Washington.
Langkah militer yang berawal dari kecurigaan atas potensi ancaman roket di Pulau Larak ini justru berbalik menjadi bumerang, menyeret kawasan sekitar ke dalam pusaran konflik yang lebih luas dan membuktikan bahwa Iran selalu siap memberikan balasan setimpal.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
Music: Inception - Aakash Gandhi
#global #perang ##kompascomlab #Iran #Amerika #IranvsAmerika #RoketIran #ASSerangIran