:

Terungkap! Begini Cara Pabrik Cetak Uang Palsu Grade A Rp36 Miliar Menurut Tersangka | DIPO

3 hari lalu

KOMPAS.TV - Polisi menunjukkan mesin berukuran besar yang digunakan untuk mencetak uang palsu di sebuah gudang kawasan Taman Tekno, Tangerang Selatan kepada Jurnalis KompasTV Dipo Nurbahagia.

Polisi menyebut, proses pencetakan dimulai dari pembuatan plat dan film yang sebelumnya telah dicetak menggunakan printer.

Plat kemudian dipanaskan dan digulung menggunakan mesin.

Kertas yang telah disiapkan kemudian dimasukkan ke dalam mesin untuk menjalani proses pencetakan.

Mesin tersebut dioperasikan oleh tiga tersangka.

Polisi juga menemukan sejumlah hasil cetakan yang gagal, salah satunya karena warna cetakan terlalu pekat.

Salah satu tersangka mengaku bekerja sebagai operator dan membantu proses pencetakan uang palsu. Sementara untuk urusan distribusi, tersangka mengaku tidak terlibat. Selain operator, polisi juga mengamankan tersangka yang berperan sebagai pengawas.

Tersangka mengaku tugasnya adalah memantau operasional pabrik.

Tersangka tersebut juga mengaku sebagai penyewa gudang.

Namun, menurut pengakuannya, dirinya bukan pemodal.

Polisi juga masih mendalami apakah uang palsu yang diproduksi telah sempat diedarkan.

Dari pengakuan tersangka yang berperan sebagai pengawas, uang palsu yang diproduksi di lokasi tersebut disebut belum didistribusikan.

Namun, polisi menyatakan dugaan adanya rencana distribusi ke perbankan swasta masih dalam pendalaman.

Kasubdit 2 Ekonomi dan Perbankan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya AKBP M Rhobby Syahferry mengatakan, dugaan tersebut berasal dari pengakuan awal salah satu tersangka.


 

Bagaimana menurut Anda? Tuliskan di kolom komentar. 

Saksikan selengkapnya di sini: https://youtu.be/_mIe8r1j3Ho 


 

#uang #palsu #polisi 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/688445/terungkap-begini-cara-pabrik-cetak-uang-palsu-grade-a-rp36-miliar-menurut-tersangka-dipo

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke