KOMPAS.TV - Selain pengganggu pengguna jalan, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan juga mengganggu aktivitas pasar.
Pedagang memilih menunda waktu berjualan, karena kabut asap.
Di pasar dadakan atau Sajumput, di kawasan Pasar Ahad, Kabupaten Banjar, sebagian pedagang harus menunda waktu berjualan saat kabut asap yang begitu pekat menyelimuti di pagi hari.
Pedagang makanan pun merasa terganggu karena kabut asap dapat mencemari makanan yang dijual.
Untuk mengantisipasinya, pedagang menutup rapat makanan agar tidak tercemar asap.
Kondisi kabut asap juga membuat pembeli ikut menurun, karena warga jarang keluar rumah.
Pedagang berharap kondisi segera membaik, sehingga aktivitas jual beli dapat kembali berjalan normal.