Keterlibatan Amerika Serikat dalam perang melawan Iran yang telah berjalan selama enam bulan tidak hanya membuat Washington terjebak di Timur Tengah, tetapi juga menguras sumber daya militer dan mengancam stabilitas global di tiga medan konflik utama dunia.
Alih-alih mempertahankan posisinya sebagai polisi dunia, fokus dan persediaan amunisi AS tersedot ke Teluk, sehingga pasokan rudal pencegat untuk Ukraina terpangkas drastis di tengah gempuran Rusia, latihan militer gabungan di Semenanjung Korea dikurangi akibat minimnya dukungan Seoul, dan pengerahan kapal induk di Pasifik dikosongkan untuk menggantikan armada yang kelelahan.
Situasi tersebut memicu desakan dari para jenderal di dalam tubuh militer AS agar Presiden Donald Trump segera menarik diri dari perang Iran karena kerugian yang ditanggung sudah terlalu besar dan membongkar titik lemah pertahanan nasional. Kosongnya kehadiran kapal induk di Pasifik turut memicu kekhawatiran sekutu regional seperti Filipina di tengah meningkatnya agresi China di Laut China Selatan, membuktikan bahwa ketidakmampuan Washington keluar dari konflik Iran berisiko memperlebar retakan keamanan global dan memicu krisis baru di kawasan lain.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Marvel Dalty
Music: Breaking Signal No 2 (AI)
#global #perang ##kompascomlab #Iran #Amerika #IranvsAmerika #PerangIran