:

Iran Ulangi Trauma Perang Afganistan, Mengapa AS Gagal Hentikan Petaka yang Diciptakan Sendiri?

19 jam lalu

Bayang-bayang kegagalan perang di Afghanistan kini seolah kembali menghantui Amerika Serikat dalam konflik terbarunya dengan Iran, di mana Washington terjebak dalam pola lama yang sulit untuk dimenangkan namun jauh lebih sulit untuk dihentikan.

Alih-alih belajar dari sejarah pahit kejatuhan Kabul lima tahun silam, para pemimpin politik dan militer AS kembali mengulangi kesalahan yang sama akibat gengsi menjaga kredibilitas negara, meski kenyataannya kekuatan udara memiliki batas, blokade Selat Hormuz gagal melumpuhkan Iran, dan cadangan amunisi terus terkuras tanpa kejelasan ujung.

Situasi tersebut memicu peringatan keras dari dalam tubuh militer AS sendiri melalui dokumen rahasia para jenderal bintang empat yang menilai bahwa memperpanjang operasi besar-besaran di Iran sudah tidak dapat dipertahankan karena berisiko melemahkan kesiapan nasional menghadapi ancaman di kawasan lain. Di tengah keengganan Washington untuk mengakui keterbatasannya dan menarik diri, Iran justru memilih bertahan dengan membaca celah kelelahan pasukan musuh, membuktikan bahwa ironi terbesar Amerika terletak pada ketidakmampuan mereka menghentikan perang yang mereka mulai sendiri.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty

Music: The Long Night - Quincas Moreira

#global #perang ##kompascomlab #Iran #Amerika #IranvsAmerika #PerangIran

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke