Iran lansung membalas dengan cepat saat Amerika Serikat melancarkan serangan ke pulau Larak di Selat Hormuz pada Minggu (30/8/2026). Tak tanggung-tanggung, pangkalan militer AS di Yordania kembali jadi target sasaran delapan rudal Iran. Imbasnya pemerintahan Yordania harus menguras peluru rudal pencegatnya untuk menangkis balasan Iran itu.
Mirisnya, di tengah eskalasi tersebut, laporan The Washington Post, Minggu (30/8/2026) mengungkap sejumlah pemimpin militer AS telah memperingatkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth bahwa operasi besar terhadap Iran yang telah berlangsung enam bulan terlalu berat dan berisiko melemahkan kemampuan Amerika menghadapi ancaman di wilayah lain. Mereka mendesak agar pasukan AS ditarik dari Timur Tengah dan perang dihentikan.
Newsweek turut menyoroti kemungkinan konflik berujung pada kebuntuan berkepanjangan, ketika tekanan ekonomi, negosiasi, pembalasan Iran, dan serangan terbatas AS terus berulang tanpa menghasilkan penyelesaian politik.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Narator: Nabilah Safirah
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#Global #Konflik ##Kompascomlab #SeranganIran #TrumpIran #Yordania #RudalIran #PerangIran
Music: Chariots of War - Aakash Gandhi