KETAPANG, KOMPAS.TV - Seekor orangutan jantan dewasa ditemukan lemas di perkebunan sawit warga, Desa Laman Satong, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat. Diduga satwa dilindungi tersebut terdampak asap karhutla.
Tim gabungan BKSDA Kalbar dan YIARI menyelamatkan orangutan yang diberi nama Sampurna. Saat ditemukan, Sampurna dalam kondisi lemas dan tidak sadarkan diri.
Tim medis memberikan oksigen dan infus sebelum dievakuasi ke pusat rehabilitasi di Sungai Awan Kiri.
Sebelumnya, Sampurna ditemukan warga dalam kondisi lemas setelah bergeser dari habitatnya. Usai dilakukan pengecekan, Sampurna diduga sulit bernapas akibat asap karhutla.
Sampurna merupakan orangutan ketujuh yang diselamatkan BKSDA Kalbar dan YIARI sepanjang Agustus 2026. Pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk memastikan dampak asap terhadap kesehatannya.
Tiga personel Lembaga Pengelola Hutan Desa atau LPHD, terjebak di lokasi kebakaran di Hutan Desa Penjalaan, Kayong Utara, Kalimantan Barat berhasil ditemukan.
Sebelumnya, ketiga personel LPHD masuk ke kawasan hutan untuk melakukan patroli, namun, ketiganya hilang kontak.
Tim BPBD yang mendapat laporan langsung melakukan pencarian. Petugas menyusuri kawasan yang dipenuhi asap, dengan jarak pandang terbatas. Ketiga korban ditemukan selamat meski dalam kondisi lemas.
Kabut asap imbas karhutla masih menyelimuti Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Kondisi ini kini mulai mengancam kesehatan warga.
Sejumlah kurir pengiriman paket mulai merasakan sesak napas hingga batuk akibat terpapar asap saat bertugas.
Sementara itu, Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin meminta segala pihak yang memiliki sumber daya untuk mengerahkan kemampuannya untuk bergotong royong mengatasi kebakaran hutan dan lahan.
Baca Juga [FULL] Menhan Sjafrie Bicara Penanganan Karhutla: Jepang Kirim Bantuan Pesawat ke RI di https://www.kompas.tv/nasional/688336/full-menhan-sjafrie-bicara-penanganan-karhutla-jepang-kirim-bantuan-pesawat-ke-ri
#karhutla #orangutan #kalimantan
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/688342/terdampak-asap-karhutla-di-ketapang-orangutan-ditemukan-lemas-dan-tak-sadarkan-diri-kompas-petang