Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda AR memaparkan hasil survei terbaru terkait penilaian publik terhadap kinerja kabinet pemerintahan Prabowo-Gibran.
Dalam survei tersebut, tingkat kepuasan publik terhadap kinerja kabinet secara keseluruhan tercatat sebesar 47 persen.
Hanta menyebut angka tersebut menunjukkan tren penurunan dibandingkan survei sebelumnya.
Tingkat kepuasan terhadap kinerja kabinet tercatat 67 persen pada Mei 2026, kemudian turun menjadi 49 persen pada Juli 2026, dan kembali menurun menjadi 47 persen pada Agustus 2026.
Ini angka yang tidak membahagiakan. Angka ini lagi-lagi adalah angka sebagai pemicu untuk pemerintah memperbaiki kinerja kabinetnya, ujar Hanta di kanal YouTube Poltracking TV, Senin (31/8/2026).
Poltracking juga menemukan mayoritas responden menilai reshuffle kabinet menteri Pemerintqhqn Prabowo-Gibran perlu dilakukan.
Sebanyak 51,9 persen publik menyatakan perlu ada reshuffle, sementara 27,9 persen menilai tidak perlu. Bidang ekonomi dan hukum menjadi sektor yang paling banyak dinilai perlu menjadi perhatian dalam perombakan kabinet.
Sebagai informasi, survei Poltracking Indonesia dilakukan pada 14-20 Agustus 2026 secara tatap muka dengan melibatkan 1.220 responden. Responden merupakan warga negara Indonesia yang telah memiliki hak pilih, yakni berusia di atas 17 tahun atau sudah menikah.
Penelitian menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Simak selengkapnya dalam video ini
Penulis: Cynthia Lova
Video Jurnalis: Cynthia Lova
Video Editor: Cynthia Lova
Produser: Abba Gabrillin
#PoltrackingIndonesia #ReshuffleKabinet #KabinetPrabowoGibran #SurveiPoltracking #PrabowoGibran #vjlab