Tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran pada Agustus 2026 berada di angka 55,1 persen. Sementara itu, 40 persen responden menyatakan kurang puas dan tidak puas.
Angka ini menurun dari survei sebelumnya Juli 2026 di mana kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Prabowo-Gibran pada Juli 2026 berada di angka 58, 4 persen.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda AR mengatakan, salah satu faktor yang membuat kepuasan publik menurun adalah bidang ekonomi.
Ekonomi mendapatkan kepuasan paling rendah, yaitu hanya 41,8 persen. Dengan kata lain, yang tidak puas lebih tinggi di sektor ekonomi, yaitu 52,9 persen, kata Hanta dalam tayangan YouTube Poltracking Indonesia, Senin (31/8/2026).
Survei Poltracking Indonesia ini dilakukan pada 14-20 Agustus 2026 melalui tatap muka (wawancara offline) dengan melibatkan 1.220 responden.
Sebanyak 1.220 respondennya adalah warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih (berusia lebih di atas 17 tahun atau sudah menikah).
Penelitian menggunakan metode multistage random sampling, dengan margin of error sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Simak selengkapnya video berikut ini.
Penulis: Cynthia Lova
Video Jurnalis: Cynthia Lova
Video Editor: Cynthia Lova
Produser: Abba Gabrillin
#PrabowoGibran #SurveiPoltracking #KepuasanPublik #KinerjaPemerintah #Vjlab