Survei Poltracking Indonesia menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG) mengalami penurunan. Sebanyak 49,2 persen responden menyatakan tidak puas, sementara 46,4 persen lainnya mengaku puas terhadap program tersebut.
Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia Hanta Yuda AR mengatakan kondisi tersebut menjadi catatan kritis bagi pemerintah, terutama dalam pelaksanaan dan implementasi program MBG.
MBG bisa dikatakan rapor merah, peringatan penting bagi pemerintah untuk memperbaiki dari sisi penyelenggaraan dan implementasinya, kata Hanta Yuda dalam kanal YouTube Poltracking TV, Senin (31/8/2026).
Survei juga mencatat 44,6 persen responden menginginkan program MBG tidak dilanjutkan, sedangkan 42,1 persen masih menginginkan program tersebut diteruskan.
Alasan utama responden yang menolak keberlanjutan MBG berkaitan dengan kualitas rasa dan gizi makanan, ketidakcocokan lauk, serta kasus keracunan makanan.
Survei Poltracking Indonesia ini dilakukan pada 14-20 Agustus 2026 melalui tatap muka (wawancara offline) dengan melibatkan 1.220 responden. 1.220 respondennya adalah warga negara Indonesia yang sudah memiliki hak pilih, berusia di atas 17 tahun atau sudah menikah.
Penelitian menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Simak selengkapnya video berikut ini.
Penulis: Cynthia Lova
Video Jurnalis: Cynthia Lova
Video Editor: Cynthia Lova
Produser: Abba Gabrillin
#MakanBergiziGratis #MBG #PoltrackingIndonesia #HantaYuda
#Vjlab