JAKARTA, KOMPAS.TV - Supriyono alias Mas Botok, Koordinator Aliansi Masyarakat Pati Bersatu, mengungkap hasil audiensi dengan DPR RI pada 27 Agustus terkait RUU Perampasan Aset.
Menurut keterangannya, pimpinan DPR menyampaikan target pembahasan hingga agenda paripurna pada 15 Desember 2026, sementara pihaknya meminta komitmen agar tenggat tersebut dipenuhi.
Mas Botok juga menceritakan kondisi setelah audiensi, ketika massa membubarkan diri dan situasi di sekitar lokasi disebut semakin tidak kondusif.
Baca Juga FULL Debat Panas Soal Ucapan Budi Arie, Bisa Picu Perpecahan Pendukung Prabowo–Gibran? | BOLA LIAR di https://www.kompas.tv/video/687969/full-debat-panas-soal-ucapan-budi-arie-bisa-picu-perpecahan-pendukung-prabowo-gibran-bola-liar
Dalam wawancara ini, Mas Botok menyebut dirinya melihat adanya pihak yang ia yakini sebagai “penyusup” di tengah massa dan mengatakan pihaknya sejak sebelum aksi telah menyiapkan Plan A, Plan B, dan Plan C untuk menghadapi kemungkinan situasi tersebut.
Ia juga mengaku dievakuasi oleh sejumlah pengemudi ojol setelah situasi memanas. Benarkah ada pihak yang sengaja ingin membuat massa Pati dicap sebagai perusuh?
Produser: Prayogi Haro
Editor: Joshua
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/688240/kesepakatan-mas-botok-ungkap-pascademo-dpr-ultimatum-15-desember-hingga-dugaan-penyusup