KOMPAS.TV – Keluarga almarhum Sutrimo mempertanyakan hasil ekshumasi yang dilakukan pada 12 Agustus 2026 lalu. Ekshumasi dilakukan untuk mengungkap apakah kematian Sutrimo berlangsung secara wajar atau terdapat hal lain yang perlu diselidiki.
Kuasa hukum keluarga Sutrimo, Aan Rohaeni, menyatakan hingga kini keluarga belum menerima hasil ekshumasi jenazah maupun mengetahui keberadaan telepon genggam milik almarhum.
Memasuki batas waktu yang sebelumnya dijanjikan penyidik, keluarga mengaku terus mempertanyakan hasil pemeriksaan forensik. Namun, penyidik menyampaikan bahwa hasil pemeriksaan tersebut belum menyeluruh.
Keluarga khawatir lambannya hasil ekshumasi membuat penanganan kasus kematian Sutrimo terbengkalai. Kematian Sutrimo, yang bekerja di rumah eks Jampidsus Febrie Adriansyah, dinilai janggal oleh pihak keluarga.
Hingga kini, penanganan kasus kematian Sutrimo masih menunggu kejelasan hasil ekshumasi dan pemeriksaan forensik dari penyidik Polda Metro Jaya. Keberadaan telepon genggam milik almarhum juga masih dipertanyakan keluarga.
#sutrimo #ekshumasi #poldametrojaya #forensik #febrieadriansyah #kasuskematian
Baca Juga Mengulas Kembali Kasus Sutrimo, Ekshumasi Dilakukan untuk Cari Penyebab Kematian | BERUT di https://www.kompas.tv/regional/685871/mengulas-kembali-kasus-sutrimo-ekshumasi-dilakukan-untuk-cari-penyebab-kematian-berut
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/688083/ekshumasi-sutrimo-belum-ada-hasil-keluarga-pertanyakan-pemeriksaan-forensik-kompas-malam