BMKG memprediksi pertumbuhan awan kumulonimbus di sejumlah wilayah Indonesia pada periode 29 Agustus hingga 4 September 2026.
Potensi sangat padat atau masif dengan tutupan lebih dari 75 persen diperkirakan terjadi di Laut Bali, Laut Banda, Maluku, serta sejumlah wilayah Samudra Hindia di barat Bengkulu, barat Lampung, dan selatan Banten.
Sementara itu, pertumbuhan awan kumulonimbus kategori sedang atau berkelompok dengan tutupan sekitar 50-75 persen diprediksi terjadi di sejumlah wilayah Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua Tengah. Masyarakat diminta mewaspadai potensi hujan lebat, petir, angin kencang, puting beliung, banjir, hingga turbulensi ekstrem bagi penerbangan.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Resa Eka Ayu Sartika
Penulis Naskah: Nabilah Safirah
Narator: Nabilah Safirah
Video Editor: Dina Rahmawati
Produser: Abba Gabrillin
Music: Future Glider - Brian Bolger
#Peristiwa #Bencana #AwanKumulonimbus #BMKG #PrediksiCuaca