PEKANBARU, KOMPAS.TV - Kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah semakin meluas. Kabut asap dampak karhutla mengganggu kesehatan dan aktivitas warga. Bahkan, di beberapa titik, api karhutla mendekat ke permukiman warga.
Saat ini, 2 wilayah di Provinsi Riau, yakni Kabupaten Pelalawan dan Kota Pekanbaru, telah meningkatkan status siaga menjadi tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan.
Peningkatan status tersebut menyusul kabut asap yang semakin pekat dan kualitas udara yang semakin memburuk di kedua daerah.
Data pantauan BMKG Pekanbaru, kualitas udara per tanggal 28 Agustus menunjukkan, Kota Pekanbaru berada pada kategori tidak sehat. Asap juga teridentifikasi masuk dari wilayah Pelalawan.
Kondisi ini berpotensi mengganggu kesehatan, khususnya bagi anak-anak dan lansia.
Tidak hanya asap dari karhutla di Riau, kondisi kabut asap di Pekanbaru juga diperparah oleh asap kiriman dari titik kebakaran di tiga provinsi terdekat, yakni Jambi, Sumatera Selatan, dan Lampung.
Di Palangka Raya, Kalimantan Tengah, dampak karhutla telah menyebabkan peningkatan kasus ISPA. Menurut data Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, hingga kini tercatat penderita ISPA mencapai tujuh puluh ribu, terhitung dari Januari hingga minggu kedua bulan Agustus.
Kota Palangka Raya menjadi peringkat pertama dengan kasus ISPA tertinggi. Dinkes Provinsi Kalimantan Tengah menyebut, kebakaran hutan dan lahan memperparah kondisi ISPA, sehingga angka kasusnya terus meningkat.
Peningkatan status menjadi tanggap darurat kebakaran hutan dan lahan menunjukkan bahwa situasi karhutla saat ini harus segera ditangani dengan tepat.
Status tersebut juga mempermudah koordinasi dalam penyaluran bantuan, baik dari pemerintah pusat maupun antarwilayah. Hal ini dinilai penting mengingat eskalasi karhutla yang terjadi cukup cepat.
Baca Juga Presiden Prabowo & Panglima Jilah Bertemu, Singgung Karhutla Kalimantan di https://www.kompas.tv/nasional/687971/presiden-prabowo-panglima-jilah-bertemu-singgung-karhutla-kalimantan
#karhutla #pekanbaru #tanggapdarurat
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/687985/kualitas-udara-tak-sehat-pekanbaru-tetapkan-status-tanggap-darurat-karhutla-sapa-pagi