Memasuki perang hari ke-181, Presiden AS Donald Trump disebut tak lagi berminat memperbarui nota kesepahaman dengan Iran dan memilih memperketat tekanan ekonomi. Sanksi terbaru yang diumumkan Menteri Keuangan AS Scott Bessent menargetkan aset digital, teknologi, emas, penerbangan, dan perkapalan Iran, bahkan Trump membuka kemungkinan sanksi terhadap bank-bank China yang berbisnis dengan Teheran.
Di sisi lain, mantan Kepala Mossad David Barnea mendukung tekanan lebih keras terhadap Iran, sementara Trump menyatakan Selat Hormuz terbuka dan militer AS menyebut jalur laut tersebut bebas dari ranjau. Meski begitu, aktivitas kapal masih lebih rendah dibanding sebelum perang, dengan data awal menunjukkan hanya tujuh kapal komoditas melintasi Selat Hormuz pada Rabu, 26 Agustus 2026.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Arini Kusuma Jati
Narator: Arini Kusuma Jati
Video Editor: Arini Kusuma Jati
Produser: Arini Kusuma Jati
Music: Breaking Signal 2 (AI)
#Global #Perang ##cclabs #PerangIranAS #KonflikIranAS