JAKARTA, KOMPAS.TV - Isu percepatan pemilu memicu benturan argumen soal hubungan Prabowo dan Jokowi. David Pajung dan Andi Azwan menilai hubungan Prabowo–Jokowi tetap harmonis dan isu percepatan pemilu tidak bisa begitu saja ditafsirkan sebagai upaya mengganti kekuasaan.
Di sisi lain, Said Didu dan Ray Rangkuti mempertanyakan makna pernyataan Budi Arie serta kemungkinan adanya skenario politik di balik isu tersebut.
Baca Juga Debat Panas! Ray, Andi hingga Said Didu Soal Budi Arie Bicara Percepatan Pemilu 2029 | BOLA LIAR di https://www.kompas.tv/video/687961/debat-panas-ray-andi-hingga-said-didu-soal-budi-arie-bicara-percepatan-pemilu-2029-bola-liar
Dari perspektif intelijen dan hukum tata negara, Sri Radja Chandra dan Juanda memberikan sudut pandang berbeda mengenai konsekuensi pernyataan tersebut.
Perdebatan kemudian mengarah pada satu pertanyaan utama: apakah isu percepatan pemilu sekadar dinamika dan interpretasi politik, atau ada sinyal perubahan kekuasaan yang perlu dijelaskan secara terbuka?
Kurniawan dan Ahmad Irawan juga menyoroti pentingnya proses konstitusional serta stabilitas pemerintahan Prabowo–Gibran.
Produser: Prayogi Haro
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/video/687962/bentrok-argumen-said-didu-radja-hingga-ray-soal-prabowo-jokowi-di-tengah-isu-percepatan-pemilu